Teknik Mengolah Pupuk Organik Limbah Sawit untuk Kesuburan Tanah
Pendahuluan
Perkebunan kelapa sawit menghasilkan sisa produksi dalam jumlah besar, seperti tandan kosong (TKS) dan limbah cair (POME). Jika dibiarkan, sisa ini bisa mencemari lingkungan. Namun, dengan pengolahan yang tepat, kita bisa menciptakan pupuk organik limbah sawit yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Jenis Limbah yang Bisa Diolah
Untuk menghasilkan pupuk organik limbah sawit berkualitas, kita harus mengenal karakteristik bahan bakunya:
- Tandan Kosong Sawit (TKS): Kaya akan selulosa dan kalium, sangat baik untuk kompos padat.
- Limbah Cair (POME): Mengandung nitrogen dan fosfor tinggi, cocok untuk pupuk cair organik.
- Serat dan Cangkang: Digunakan sebagai bahan tambahan untuk memperkaya tekstur kompos.

Cara Membuat Pupuk Organik Limbah Sawit (Padat)
Berikut adalah langkah detail mengolah TKS menjadi kompos:
Bahan yang Dibutuhkan:
- TKS (Cacah): 100 kg
- Kotoran ternak: 20 kg
- Kapur dolomit: 2 kg
- Mikroba pengurai (EM4): 200 ml

Langkah-Langkah:
- Pencacahan: Potong TKS menjadi ukuran 10–15 cm.
- Pencampuran: Susun TKS, campur dengan kotoran ternak dan dolomit, lalu siram larutan EM4.
- Fermentasi: Tutup dengan terpal selama 2–3 bulan. Aduk setiap 2 minggu sekali.
- Ciri Matang: Pupuk organik limbah sawit siap pakai jika sudah berwarna hitam, tidak berbau, dan remah.
Mengolah Limbah Cair (POME) menjadi Pupuk Cair
Selain kompos padat, POME bisa difermentasi menjadi pupuk organik limbah sawit cair dengan cara:
- Campurkan 50 liter POME dengan 1 kg gula merah dan 100 ml EM4.
- Fermentasikan dalam wadah tertutup selama 3 minggu.
- Saring dan gunakan dengan dosis 2-3 liter per 100 m² lahan.
Manfaat bagi Pertanian Berkelanjutan
Penggunaan pupuk organik limbah sawit memberikan keuntungan ganda:
- Ekonomi: Menghemat biaya pupuk kimia hingga 30%.
- Lingkungan: Mengurangi polusi sesuai standar ISPO dan BPDPKS.
- Tanah: Memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan populasi mikroba baik.
Pelajari teknik budidaya lainnya di kategori Budidaya atau konsultasikan masalah lahan Anda melalui halaman Kontak.
FAQ (Pertanyaan Umum)
1. Apakah TKS bisa langsung ditabur ke lahan?
Sebaiknya tidak. TKS harus dikomposkan terlebih dahulu agar menjadi pupuk organik limbah sawit yang matang sehingga tidak menimbulkan panas yang bisa merusak akar tanaman.
2. Apakah pupuk ini hanya untuk tanaman sawit?
Tidak. Pupuk ini sangat efektif untuk tanaman hortikultura seperti cabai, sayuran, dan tanaman pangan lainnya.
Daftar Pustaka
- Badan Litbang Pertanian RI. Teknologi Kompos Tandan Kosong Sawit. 2023.
- Kementerian Pertanian. Pedoman Pengelolaan Limbah. 2024.



Post Comment